expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Saturday, 1 October 2011

plus

Sunnah pejuang


Setiap ibadah jika tidak dilakukan dengan kekhusyukkan ruhi, maka ruh itu tidak akan merasai kenikmatannya; andaikata dalam hal solat, ini bermakna ruh itu tidak dapat bermusyahadah dengan Allah s.w.t, sedangkan yang kembali kepada Allah
(“innalillahi wainnailaihi raji’un”) itu adalah ruh dan yang akan disoal di Hari Pembalasan juga ialah ruh. Jasad yang ditinggalkan dalam kubur itu akan lenyap dimakan tanah. Selama ini, hal ruh selalu kurang diberi perhatian dalam ibadah ummah. (MODE: TERKEDU)





Contohnya niat – adakah membaca “Usolli ….“ itu secara jasadi atau ruhi? Pastinya, niat yang diterima ialah yang di”baca” secara ruh. Jika seseorang itu membaca “Usolli…” dengan kuat , tetapi hatinya lalai, sudah pasti dari awal lagi ibadat itu sudah tertolak. Perkara seperti inilah yang dipandang berat oleh ahli Sufi.




iluvislam.com




Dosa menggelapkan hati. Bila hati kita gelap, sukar untuk melakukan kebaikan. Jauhkanlah diri kita dari dosa, agar kita sentiasa tenang dan sejahtera hadapi kehidupan.

No comments:

Post a Comment